Menunggu di perhentian itu,
Ku toleh kekanan,
Ku perhatikan resah,
Ku kalih kekiri,
Ku pendamkan gelisah.
Mata masa seakan kalah ,
Mata hati seakan lelah,
Yang pasrah terus menyerah,
Yang terserah kekal gundah.
Ku punya mata,
untuk ku tangiskan,
Ku punya hati,
untuk ku rasakan.
Cinta Manusia Sukar Setia,
Cinta Pencipta Tiada Tara ,
dan sesungguhnya aku,
bagi kau cuma persinggahan,
Aku masih di sini,
menunggu di perhentian.
Kuala Lipis
8 Januari 2012
No comments:
Post a Comment